Sandi kritik Jokowi, Tim Kampanye Nasional: Lagi cari sensasi

REPORTED BY: Siti Dzakiyyah

Sandi kritik Jokowi, Tim Kampanye Nasional: Lagi cari sensasi Calon Wakil Presiden nomor urut 02 Sandiaga Salahudin Uno.

Wakil Ketua Tim Kampanye Nasional (TKN) Jokowi-Ma'ruf Abdul Kadir Karding mengatakan kritik calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno terhadap empat tahun pemerintahan Jokowi hanya untuk mencari sensasi. Menurut Karding, data yang dimiliki Sandiaga sangat lemah khususnya terkait dengan harga pokok.

 

"Data Pak Sandi selama ini selalu lemah, dan menurut saya ini cari perhatian dan sensasi publik saja," kata Karding saat dihubungi wartawan, Sabtu (20/10/2018).

 

Karding mengatakan pernyataan Sandi tak sesuai dengan fakta. Ia menyebutkan sama halnya ketika Sandi mengatakan harga nasi ayam di Singapura lebih murah dibandingkan di Indonesia.

 

"Ya semua dilontarkan Pak Sandi itu tidak ada faktanya. Beliau mengatakan harga nasi ayam di Singapura lebih murah dari Indonesia, itu jauh-jauh, setelah kita cek jauh. Di Singapura bisa 56 ribu, disini bisa 26 ribu, bisa makan dibawahnya," ujarnya.

 

Selain itu, tudingan Sandi yang mengatakan lapangan kerja di zaman pemerintahan Jokowi semakin sedikit dianggap Karding tak sesuai dengan data terkini. Menurut politisi PKB ini, data terkini menyebutkan penuntasan pengangguran tiap tahun meningkat.

 

"Apalagi ditambah dengan beberapa lapangan pekerjaan baru, misalnya dengan usaha online, itu banyak juga yang tidak tercatat di daftar usaha, terutama di usaha online pribadi yang tidak didaftarkan, tapi itu jumlahnya cukup banyak. Misalnya, dagang hijab online, dan sebagainya," pungkasnya.

 

Sebelumnya, calon wakil presiden nomor urut 02 Sandiaga Uno mengkritik empat tahun pemerintahan Joko Widodo atau Jokowi. Menurut Sandi, aspirasi dari masyarakat terkait harga pokok naik menjadi beban.

 

"Salah satunya yang menjadi harapan masyarakat, aspirasi masyarakat bawah, yang dirasakan 65 persen lebih bahwa harga bahan pokok yang naik ini memberatkan ekonomi, nah ini evaluasi 4 tahun,” kata Sandi beberapa waktu yang lalu.

 

Tak hanya itu Sandi mengatakan pemerintah Jokowi harus melakukan evaluasi lapangan kerja. Ia mengklaim banyak anak-anak muda yang mengeluh susahnya mencari kerja.

 

"Juga evaluasinya lapangan kerja susah didapat, lebih dari separuh anak-anak usia muda, usia kerja yang lulus mengeluhkan bahwa lapangan kerja itu susah didapat,” tutup Sandi.

Segmen debat capres yang bakal paling menarik
Jokowi-Ma'ruf tak akan tanya kasus personal Prabowo saat debat
DPR desak pemerintah jaga keamanan Laut Cina Selatan
Ini elektabilitas kedua capres menurut Charta Politika
TKN: Jokowi-Ma'ruf ikuti latihan debat
Jokowi pilih kostum khusus saat debat dengan Prabowo
Demokrat nilai pembentukan TGPF Novel sarat kepentingan politik Jokowi
Fahri Hamzah: Debat pilpres jangan seperti lomba cerdas cermat
Jelang debat, Zulkifli Hasan sarankan Prabowo-Sandi santai-santai
Rizal Ramli tak percaya lembaga survei
Ignasius Jonan mangkir, DPR kecewa
Anggota DPR banyak tak lapor harta kekayaan, ini kata sang Ketua
Polemik pembangunan tol, Fahri Hamzah: itu tol punya swasta
TKN pertimbangkan gelar pidato kebangsaan ala Jokowi
Arus modal masuk berpotensi buat IHSG naik hari ini
Fetching news ...